Gudang ilmu
tak seharus nya kita merasa sempurna.... karena kesempurnaan itu cuma tuhan yang mempunyai nya.... :D
Minggu, 30 Oktober 2016
Minggu, 20 Oktober 2013
Bahaya Dan Dampak Merokok
Bahaya merokok dan dampaknya bagi
kesehatan memang sudah dicantumkan di pembungkus rokok yang dijual di pasaran.
Peringatan tersebut berbunyi, “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan
jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan”. Peringatan tersebut bukan tidak
disadari oleh para perokok. Mereka menyadarinya tapi tidak begitu
mempedulikannya karena memang sudah ketergantungan atau tidak mau berhenti
mengisapnya. Zat-zat berbahaya di dalam rokok tersebut, diantaranya nikotin,
tar, karbon monoksida, zat karsinogen, dan zat iritan. Semua zat tersebut jika
terus Anda isap bisa menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Apa saja bahaya
merokok bagi kesehatan yang wajib Anda ketahui? Berikut dampak merokok bagi
kesehatan yang dicuplik dari berbagai sumber:
1. Kanker
Merokok bisa
menyebabkan kanker paru bagi pria dan wanita. Risiko kematian karena kanker
paru 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada
wanita perokok dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa bukan perokok yang tinggal bersama orang yang merokok
memiliki risiko 24% lebih tinggi untuk mengidap kanker paru. Selain itu, orang
yang merokok juga bisa menyebabkan Anda mengidap kanker kantung kencing, rongga
mulut, pita suaara, serviks, ginjal, pankreas, dan perut.
2. Jantung
Seseorang yang
merokok bisa mengidap penyakit jantung koroner. Penyakit itu merupakan salah
satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Ketahuilah bahwa perokok
memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung
dibandingkan dengan orang yang bukan perokok. Semakin banyak rokok yang Anda
isap, semakin besar pula kesempatan mengembangkan penyakit jantung atau
menderita serangan jantung atau stroke.
3. Diabetes
Merokok juga bisa
meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Menurut Cleveland Clinic, merokok bisa
menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung,
stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal, dan masalah pada kaki.
4. Menimbulkan kebutaan
Seseorang yang
merokok bisa meningkatkan risiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang
dialami orangtua. Hasil riset yang dipublikasikan dalam ‘Archives of
Ophthalmology’ pada tahun 2007 menunjukkan bahwa orang perokok 4 kali lebih
mungkin mengalami degenerasi makula yang merusak makula, pusat retina, dan
menghancurkan penglihatan sentral tajam.
5. Penyakit mulut
Penyakit mulut juga bisa diderita oleh
perokok. Penyakit mulut tersebut, diantaranya kanker mulut, kanker leher,
penyakit gigi, dan penyakit pada gigi dan napas.
6. Gangguan janin
Bagi para wanita yang merokok, ketahuilah
bahwa merokok bisa berakibat buruk pada kesehatan reproduksi dan janin dalam
kandungan dan kehamilan. Selain itu, merokok juga bisa membuat Anda mengalami
kemadulan, keguguran, kematian janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan
sindrom kematian mendadak bayi.
7. Gangguan pernapasan
Merokok bisa meningkatkan risiko kematian
karena penyakit paru kronis hingga 10 kali lipat. Sekitar 90% kematian karena
npenyakit paru kronis yang disebabkan oleh rokok.
8. Kerontokan rambut
Perokok berat berisiko tinggi mengalami
kerontokan rambut dan berujung pada kebotakan prematur. Kasus ini kebanyakan
dialami oleh pria yang terbiasa merokok dalam waktu lama.
9. Merusak indra pengecap
Jika Anda termasuk dalam perokok berat, maka
ada kemungkinan akan kehilangan rasa dalam mengecap makanan. Biasanya, para
perokok cenderung suka makanan pedas tanpa mengeluh tentang rasanya. Hal
tersebut disebabkan karena indra mereka sudah mati.
10.
Dehidrasi
Merokok juga mempengaruhi keseimbangan cairan
dalam tubuh. Jadi, perokok berat akan lebih sering merasa haus daripada orang
yang tidak merokok. Dampak jangka panjang dehidrasi sendiri yaitu bibir kering,
kulit kering, dan gangguan saluran kencing.
11.
Depresi
Sebagian
ilmuwan menganggap rokok mengandung zat yang mampu menyebabkan peningkatan
mood. Zat inilah yang biasanya kandungannya berkurang saat seseorang menderita
depresi. Itulah juga penyebabnya mengapa orang yang sedang stres atau depresi
cenderung mencari pelarian ke rokok.
12.
Wajah Keriput
Merokok dapat
mengurangi aliran oksigen dan zat gizi yang diperlukan sel kulit Anda dengan jalan menyempitkan pembuluh darah di sekitar wajah.
Sehingga akan menyebabkan keriput.
13.
Tulang Rapuh
Sejumlah penelitian
menemukan hubungan antara merokok dengan osteoporosis pada pria dan wanita.
Sebuah penelitian mengamati kasus patah tulang pinggul pada wanita lansia, dan
menyimpulkan bahwa satu dari 8 kasus patah tulang itu disebabkan oleh
kehilangan massa tulang yang disebabkan oleh merokok.
Kamis, 09 Mei 2013
MACAM-MACAM SAJA
Pengertian / Arti Sajak
3.1 Sajak
Sajak adalah persamaan bunyi. Persamaan yang terdapat pada
kalimat atau perkataan, di awal, di tengah, dan di akhir perkataan. Walaupun
sajak bukan menjadi syarat khusus bagi sesuatu puisi lama, tetapi pengaruhnya
sangat mengikat kepada baentukdan pilihan kata dalam puisi itu. Sajak terbagi
enam jenis;
a.
Sajak Awal
Ialah persamaan bunyi yang terdaspat pada awal kalimat,
seperti pantun berikut:
Kalau tidak karena bulan
Kalau tidak karena tuan
Tidaklah saya sampai kemari
b.
Sajak Tengah
Persamaan yang terdapat di tengan kalimat, seperti:
Guruh petus penuba limbat
Ikan lumba berenang-renang
Tujuh ratus jadikan ubat
Badan berjumpa maka senang
(Dr.
mandahk)
c.
Sajak Akhir
Sajak yang terdapat pada akhir kalimat. Sajak ini terdapat
hamper pada segala puisi lama dan puisi baru. Misalnya:
Berdiri aku di tepi pantai
Memandang lepas ke tengah laut
Ombak pulang peceh berderai
Keribaan pasar rindu berpaut
(Amir
Hamzah)
d.
Asonansi
Persamaan bunyi hujruf hidup (voksal) yang terdapat dalam
perkataan atau kalimat. Misalnya:
Kini kami bertikai pangkai
Diantara dua mana mutiara
Jauhari ahli lalai menilai
Lengahlangsung melewat abad
e.
Sejak Sempurna
Dalam memilih perkataan untuk mencapai perasamaan bunyi,
tiadalah selalu bunyi itu jatuh yang sempurna pada suara yang sama, ada yang
mirip dan ada yang benar-benar tepat. Yang tepat disebut sajak sempurna:
Gabak hari awan pun mendung
Pandan terkulai menderita
Sejakmati ayah kandung
Makan berrhurai air mata
f.
Sajak Tak Sempurna
Hanya bunyinya saja yang hamper bersamaan, seperti:
Uncang buruk tak tertali
Kian kemari bergantung-gantung
Bujang buruk tak berbini
Kian kemari meraung-raung
|
Majas yang ada dalam puisi
adalah :
1. Metafora, yakni
pengungkapan yang mengandung makna secara tersirat untuk mengungkapkan acuan
makna yang lain selain makna sebenarnya.
2. Metonimia, yakni
pengungkapan dengan menggunakan suatu realitas tertentu, baik itu nama orang,
benda, atau sesuatu yang lain untuk menampilkan makna-makna tertentu.
3. Anafora, yakni pengulangan
kata atau frase pada awal dua larik puisi secara berurutan untuk penekanan
atau keefektifan bahasa.
4. Oksimoron, yaitu
majas yang menggunakan penggabungan kata yang sebenarnya acuan maknanya
bertentangan.
Langganan:
Postingan (Atom)