hiiiii.... selamat datang di blog saya...
di sini saya akan menceritakan tentang apa itu Anak
berbakat.
menurut saya, anak berbakat adalah anak yang mampu untuk
menciptakan,mengembangkan atau mengkreasikan penemuan yang telah ada. Banyak
istilah keberbakatan (anak berbakat) yang digunakan di psikologi seperti gifted, talented,genius dan prodigy ternyata
tidak memiliki satu definisi atau batasan yang sama, hal ini baru saya ketahui
setelah membaca buku karya Reni Akbar-Hawadi (Keberbakatan Intelektual
Melalui Metode Non-tes dengan Pendekatan Konsep Keberbakatan Renzulli).
Tetapi pada kesempatan kali ini saya akan coba merangkum definisi-definisi
tersebut dan menjelaskannya sedikit.
Istilah gifted ditujukan untuk orang, anak didik atau siswa
yang memiliki kemampuan akademis (secara umum) yang tinggi, yang ditandai
dengan didapatkannya skor IQ yang tinggi pada pengerjaan tes
kecerdasan/intelegensi (terkait: IQ
Tidak Sama dengan Kecerdasan), sedangkan talentedadalah
kebalikannya, ditujukan untuk orang yang memiliki kemampuan unggul dalam bidang
akademis yang khusus (seperti matematika, bahasa), juga bidang seni, musik, dan
drama. Jadi kalau gifted itu ditujukan untuk kemampuan
akademis secara umum, sedangkan talentedditujukan untuk dua
kemampuan unggul:
- Bidang
non-akademis

Kemudian
apa bedanya gifted dan genius (jenius)?Genius merujuk
pada individu yang telah menampilkan kemampuan tingkat tinggi yang luar biasa
pada prestasi bermakna, sedangkan giftedadalah secara umum merujuk
pada mereka yang menampilkan tanda-tanda atau indikasi kemampuan superior.
Jadi, seorang gifted belum tentu orang yang jenius,
sebab gifted belum tentu memberikan kontribusi unik pada
lingkungannya dalam kurun tertentu, tetapi orang jenius sudah pasti
seorang gifted. Contoh orang jenius bisa diwakili oleh Bapak B.J.
Habibie yang banyak memberikan kontribusi yang mengagumkan dalam bidang
teknologi penerbangan di Indonesia dan dunia, juga berkontribusi atas
perkembangan demokrasi di Indonesia. Mengenai kontribusinya dapat dibaca pada
artikelBiografi
(Lengkap) BJ Habibie : Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia.
Istilah prodigy (anak ajaib) merujuk pada anak yang mampu
berprestasi secara menakjubkan dalam bidang keterampilan tertentu seperti
matematika, catur dan musik. Jadi prodigy ini boleh dibilang
sama dengan talented menurut pengertian di atas. Contoh orang
seperti ini barangkali bisa diwakili oleh Utut Adianto, seorang
pecatur yang sering dianggap sebagai yang terbaik yang pernah dimiliki
Indonesia. Ia adalah Grandmaster (GM) Indonesia berperingkat tertinggi di dunia
saat ini. Saat meraih gelar grand master, ia adalah pecatur Indonesia termuda
yang berhasil mencapai prestasi ini, yaitu pada usia 21 tahun.
Demikian sedikit penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Istilah prodigy (anak ajaib) merujuk pada anak yang mampu
berprestasi secara menakjubkan dalam bidang keterampilan tertentu seperti
matematika, catur dan musik. Jadi prodigy ini boleh dibilang
sama dengan talented menurut pengertian di atas. Contoh orang
seperti ini barangkali bisa diwakili oleh Utut Adianto, seorang
pecatur yang sering dianggap sebagai yang terbaik yang pernah dimiliki
Indonesia. Ia adalah Grandmaster (GM) Indonesia berperingkat tertinggi di dunia
saat ini. Saat meraih gelar grand master, ia adalah pecatur Indonesia termuda
yang berhasil mencapai prestasi ini, yaitu pada usia 21 tahun.
Demikian sedikit penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Contoh orang yang talented bisa diwakili
oleh Bung Karno yang sangat jago dalam berpidato dan jago menguasai massa.
Presiden Soekarno (EYD: Sukarno) dapat berpidato berjam-jam tanpa jeda dan
tanpa teks, dan anehnya pendengarnya tidak jenuh-jenuh dan tetap serius
mendengarkan beliau. Mengenai betapa berbakatnya Bung Karno dalam kemampuan
berpidato dan mempersuasi massa dapat dibaca pada artikel Keajaiban-keajaiban
Pidato Bung Karno.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar